Wednesday, November 16, 2011

Sing Sabar.......Sing Sabaaarrr

Posted by Tia Roozanty at 3:11 AM
Reactions: 
"Sabar....sabaaarr.....Orang sabar disayang Allah"
Sering kali orang berkata itu saat kita sedang marah atau dirundung masalah dan musibah. Terkadang kita tidak langsung menerima perkataan tersebut, dalam hati berujar "sabar! Sabar! Coba klo Lu yang kena masalah!! Grrrrr..."
Namun jika kalimat tersebut datang dari suara hati tentu terasa berbeda. Lebih dalam terasa di jiwa hingga terkadang tanpa terasa tangis jatuh dari pelupuk mata. Kesabaran adalah suatu hal yang sangat tinggi nilainya, sampai-sampai Allah sangat menyayangi hamba-Nya yang penyabar dan selalu bersama dengannya.

Sabar termasuk akhlak yang paling utama yang banyak mendapat perhatian Al-Qur'an dalam surat-suratnya. Imam al-Ghazali berkata, "Allah swt menyebutkan sabar di dalam Al-Qur'an lebih dari 70 tempat."
Ibnul Qoyyim mengutip perkataan Imam Ahmad: "Sabar di dalam al-Qur'an terdapat di sekitar 90 tempat."
Abu Thalib al-Makky mengutip sebagian perkataan sebagian ulama: "Adakah yang lebih utama daripada sabar, Allah telah menyebutkannya di dalam kitab-Nya lebih dari 90 tempat. Kami tidak mengetahui sesuatu yang disebutkan Allah sebanyak ini kecuali sabar."

Dari yang saya baca Aspek kesabaran sangat luas, lebih luas dari apa yang selama ini dipahami oleh orang mengenai kata sabar. Imam al-Ghazali berkata, "Bahwa sabar itu ada dua; pertama bersifat badani (fisik), seperti menanggung beban dengan badan, berupa pukulan yang berat atau sakit yang kronis. Yang kedua adalah al-shabru al-Nafsi (kesabaran moral) dari syahwat-syahwat naluri dan tuntutan-tuntutan hawa nafsu."

Bentuk kesabaran moral (non fisik) beraneka macam:
Jika berbentuk sabar (menahan) dari syahwat perut dan kemaluan disebut iffah
Jika di dalam musibah, secara singkat disebut sabar, kebalikannya adalah keluh kesah.
Jika sabar di dalam kondisi serba berkucukupan disebut mengendalikan nafsu, kebalikannya adalah kondisi yang disebut sombong (al-bathr)
Jika sabar di dalam peperangan dan pertempuran disebut syaja'ah (berani), kebalikannya adalah al-jubnu (pengecut)
Jika sabar di dalam mengekang kemarahan disebut lemah lembut (al-hilmu), kebalikannya adalah tadzammur (emosional)
Jika sabar dalam menyimpan perkataan disebut katum (penyimpan rahasia)
Jika sabar dari kelebihan disebut zuhud, kebalikannya adalah al-hirshu (serakah)

Kebanyakan akhlak keimanan masuk ke dalam sabar, ketika pada suatu hari Rasulullah saw ditanya tentang iman, beliau menjawab: Iman adalah sabar. Sebab kesabaran merupakan pelaksanaan keimanan yang paling banyak dan paling penting.

"Dan orang-orang yang sabar dalam musibah, penderitaan dan dalam peperangan mereka itulah orang-orang yang benar imannya, dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa"
(QS. Al-Baqarah [2]: 177)

Sabar merupakan kebahagiaan akhirat, kemudahan jalan menuju syurga. Allaah SWT menjanjikan syurga (dengan para malaikat yang menyambutnya), keselamatan serta balasan pahala dan kebaikan bagi penyabar. Dalam firman Allaah SWT,

"Dan Dia memberi balasan kepada mereka atas kesabaran mereka dengan surga dan (pakaian) sutera"
(QS. Al-Insan [72] : 12 )

"Dan orang-orang yang sabar karena mencari keridhoan Tuhannya, mendirikan sholat dan menafkahkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka, secara sembunyi atau terang terangan serta menolak kejahatan dengan kebaikan, orang-orang itulah yang mendapat tempat kesudahan (yang baik),

(yaitu) Syurga 'Adn yang mereka masuk ke dalamnya bersama-sama orang-orang yang saleh dari bapak-bapak, istri-istri dan anak cucunya sedang para malaikat masuk kepada tempat-tempat mereka dari semua pintu,

(sambil mengucapkan); "keselamatan atas kalian berkat kesabaran kalian" Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu"
(QS. Ar-Ra'd [13] : 22-24)

" Mereka itu diberi pahala dua kali disebabkan kesabaran mereka, dan mereka menolak kejahatan dengan kebaikan, dan sebagian dari apa yang telah Kami rezkikan kepada mereka, mereka nafkahkan"
(QS. Al-Qasas [28] : 54)

Dengan sabar Allah akan selalu menjaga kita, sabar dalam menunggu dan menjalankan serta menerima setiap ketetapan (takdir) dari Nya, sesuatu yang baik atau berupa cobaan dan kekurangan. Dan berbahagialah bagi yang bersabar.

"Dan bersabarlah dalam menunggu ketetapan Tuhanmu, maka sesungguhnya kamu berada dalam penglihatan Kami, dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu ketika kamu bangun berdiri "
(QS. At-Tur [52] : 48)

"Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar."
(QS. Al-Baqoroh [2] : 155)

Sabar merupakan salah satu sifat mulia para Nabi dan Rosul. Dengan memiliki sifat sabar kita akan dianugrahi kebaikan dengan sifat-sifat baik lainnya yang akan mengisi sifat individu kita. Sebagai contoh, biasanya setalah sabar itu muncul lalu timbullah rasa syukur. Jadi buka hanya penyabar kita pun jadi pandai bersyukur.

" Sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keuntungan yang besar."
(QS. Fussilat [41] : 35)

Dan yang harus kita ingat dalam mengarungi hidup dengan berbagai ketatapan dariNya adalah bahwa sesungguhnya Allaah SWT beserta orang-orang yang sabar. Jadi benarlah jika semua mengatakan "Orang sabar disayang Tuhan".
Dalam firman Allaah SWT,

"Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar"
(QS. Al-Baqoroh [2] : 153)

Sedikit bercerita tentang ayat ini. Dulu saat membaca terjemahan ayat ini disebuah artikel sangat membuat hati terharu jiwa terenyuh, tersadar dalam tangis kalau inilah jawaban keresahan yang terjabar dalam kalbu dan doa ku. Dan jadilah ayat ini pengingat disaat galau, susah dan bingung. Dan memang benarlah semua firman dan janji Allaah. Semua terasa ringan dengan bersabar dan sholat. Hati menjadi plong, yah mungkin karena diikuti rasa syukur tadi. Dari pengalaman setelah bersabar dan bersyukur lalu pertolongan Allaah pun datang. Dan kita harus yakin dengan sabar kita. Dengan sabar nengingatkan kita untuk bersyukur. Menikmati semua yang Allaah tetapkan, baik dan buruk. Menjadikan semua cobaan sebagai anugerah yang akan indah pada waktunya. Bersabar dan bersyukur dengan apa yang ada. Dengan sholat mendekatkan diri pada Yang Maha Pemberi, Maha Penyayang dan Maha Mendengar. Sholat melahirkan kalimat-kalimat doa sesudahnya. Yang mana hanya doa lah yang dapat merubah takdir seseorang.
Rasulullah SAW bersabda,

"....Sesungguhnya doa bermanfaat bagi sesuatu yang terjadi dan masih belum terjadi. Dan tidak ada yang dapat menolak takdir kecuali doa, dan berpeganganlah, wahai hamba Allaah pada doa."
{HR. At-Tarmizi & Al-Hakim}

Namun sabar bukan perkara gampang, bukan sifat yang mudah timbul saat cobaan terjadi. Butuh kemauan dan kesadaran. Akan menjadi mudah jika kita mengizinkannya masuk dalam hati dan kehidupan kita. Bisa karena terbiasa. Jadikan sabar kebiasaan dan gaya hidup. Pembelajaran disetiap masalah. Sikapi sabar mu dengan ilmu. Sehingga hati ini pun menjadi Istiqomah.

"Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’"
(QS. Al-baqoroh [2] : 45)

"Dan bagaimana kamu dapat sabar atas sesuatu, yang kamu belum mempunyai pengetahuan yang cukup tentang hal itu."
(QS. Al-Kahfi [18] : 68)

Ingat, sangat tidak benar perkataan "sabar ada batasnya". Jika sabar berbatas berarti kita memutuskan sampai kapan kita sabar dan akhirnya kita berhenti bersabar, tidak sabar lagi. Dengan begitu berarti kita tidak lagi menjalankan perintah Nya.

"Maka bersabarlah kamu dengan sabar yang baik"
(QS. Al-Ma'aarij [70] : 5)

Semoga kita termasuk hamba-hamba yang beruntung dengan memiliki sifat sabar. Di bawah adalah doa agar diberi Allah kesabaran dan wafat dengan akhir yang baik (Husnul Khatimah) di mana kita bukan hanya dicintai Allah, tapi juga manusia:

"Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami dan wafatkanlah kami dalam keadaan berserah diri kepada-Mu"
(QS. Al A'raaf [7] : 126]

Jadi ingat "sing sabar....sing sabaaarr....sing a song" heehee (tetap ceria tetap semangaaatt!!)

Wallahu'alam



Sumber:
- Al-Qur'an dan terjemahannya
- http://raudhahqalbu.blogspot.com/2010/06/orang-sabar-disayang-tuhan.html
- http://tarbiyahweekly.wordpress.com/2007/10/25/sabar-menurut-al-quran/
- Pengalaman pribadi yang masih termemori di otak

0 comments:

Post a Comment

 

My story Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review