Monday, February 18, 2013

Mengenal Iblis Dan Pintu Yang Dimasukinya

Posted by Tia Roozanty at 1:44 AM
Reactions: 

"Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhannya, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu."
(QS. Al-Baqoroh [2] : 208)

Siapakah Iblis Itu?

Iblīs (Arabic إبليس), adalah nama nenek moyang dari bangsa jin. Sebagaimana Adam adalah seorang nenek moyang dari manusia. Allah menciptakan iblis dari nyala api.

Iblis (dari bahasa Arab yang artinya "dia yang dipukul memar"). Alkitab tak punya literatur tentang setan, selain dari perjanjian lama: ha-Satana, yang berarti musuh. Definisi setan ini lalu diadopsi oleh bahasa Yunani: diabolos yang dalam bahasa Inggris disebut devil.

Dalam bahasa Arab nama iblis berasal dari kata balasa بَلَسَ, yang artinya menyesal. Maka nama iblis diartikan "Yang akan terus menyesal di dunia dan di akhirat".

Iblis dahulunya merupakan pemimpin dari para malaikat yang tinggal didunia. beribadah kepada Allah SWT, berwajah tampan dan berpenampilan baik. Namun setelah Allah SWT menciptakan Adam sebagai khalifah, maka iblis mengingkarinya. sejak saat itu iblis menjadi musuh utama yang sebenar-benarnya bagi anak cucu Adam ( semua umat manusia). Wajahnya menjadi buruk rupa dan menjadi mahluk yang pertama kali berbohong di alam semesta ini.

Dalam sebuah kitab karangan Imam al-Ghazali disebutkan bahwa iblis sebelum dilaknat oleh Allah, bernama asli Azazil dan sesungguhnya ia memiliki banyak nama/julukan, yaitu:

Langit pertama al-Abid (ahli ibadah, selalu mengabdi luar biasa kepada Allah)Langit kedua ar-Raki (ahli ruku)Langit ketiga as-Saajid (ahli sujud)Langit keempat al-Khaasyi (selalu merendah dan takluk kepada Allah)Langit kelima al-Qaanit (selalu ta'at)Langit keenam al-Mujtahid (bersungguh-sungguh dalam beribadah)Langit ketujuh az-Zahid (sederhana dalam menggunakan sarana hidup).

Iblis juga disebut setan dan seluruh jin dan manusia yang menjadi pengikutnya juga disebut setan.


10 Pintu Yang Dimasuki Iblis/Setan

• Pintu Pertama

Ini adalah pintu terbesar yang akan dimasuki setan yaitu hasad (dengki) dan tamak.

Jika seseorang begitu tamak pada sesuatu,ketamakan tersebut akan membutakan,membuat tuli dan menggelapkan cahaya kebenaran,sehingga orang seperti ini tidak lagi mengenal jalan masuknya setan.

Begitu pula jika seseorang memiliki sifat hasad,setan akan menghias-hiasi sesuatu seolah-olah menjadi baik sehingga disukai oleh syahwat padahal hal tersebut adalah sesuatu yang mungkar.

• Pintu Kedua

Ini juga adalah pintu terbesar yaitu marah.

Ketahuilah, marah dapat merusak akal. Jika akal lemah, pada saat ini tentara setan akan melakukan serangan dan mereka akan menertawakan manusia. Jika kondisi kita seperti ini, minta perlindunganlah pada Allah.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

"Jika seseorang marah, lalu dia mengatakan: a'udzu billah (aku berlindung pada Allah), maka akan redamlah marahnya."
(As Silsilah Ash Shohihah no. 1376. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih)

• Pintu Ketiga

Yaitu sangat suka menghias-hiasi tempat tinggal, pakaian dan segala perabot yang ada. Orang seperti ini sungguh akan sangat merugi karena umurnya hanya dihabiskan untuk tujuan ini.

• Pintu Keempat

Yaitu kenyang karena telah menyantap banyak makanan. Keadaan seperti ini akan menguatkan syahwat dan melemahkan untuk melakukan ketaatan pada Allah. Kerugian lainnya akan dia dapatkan di akhirat sebagaimana dalam hadits:

"Sesungguhnya orang yang lebih sering kenyang di dunia, dialah yang akan sering lapar di hari kiamat nanti."
(HR. Tirmidzi. Dalam As Silsilah Ash Shohihah, Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih)

• Pintu Kelima

Yaitu tamak pada orang lain.

Jika seseorang memiliki sifat seperti ini, maka dia akan berlebih-lebihan memuji orang tersebut padahal orang itu tidak memiliki sifat seperti yang ada pada pujiannya. Akhirnya, dia akan mencari muka di hadapannya, tidak mau memerintahkan orang yang disanjung tadi pada kebajikan dan tidak mau melarangnya dari kemungkaran.

Seorang sahabat datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan bertanya, "Ya Rasulullah, tunjukkan kepadaku suatu amalan yang bila aku amalkan niscaya aku akan dicintai Allah dan manusia."

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menjawab, "Hiduplah di dunia dengan berzuhud (bersahaja) maka kamu akan dicintai Allah, dan jangan tamak terhadap apa yang ada di tangan manusia, niscaya kamu akan disenangi manusia." (HR. Ibnu Majah)

• Pintu Keenam

Yaitu sifat selalu tergesa-gesa dan tidak mau bersabar untuk perlahan-lahan.
Terdapat sebuah hadits dari Anas, di mana Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
ِ
"Sifat perlahan-lahan (sabar) berasal dari Allah. Sedangkan sifat ingin tergesa-gesa itu berasal dari setan."
(Hadits ini diriwayatkan oleh Abu Ya'la dalam musnadnya dan Baihaqi dalam Sunanul Qubro. Syaikh Al Albani dalam Al Jami’ Ash Shoghir mengatakan bahwa hadits ini hasan)

• Pintu ketujuh

Yaitu cinta harta. Sifat seperti ini akan membuat berusaha mencari harta bagaimana pun caranya. Sifat ini akan membuat seseorang menjadi bakhil (kikir), takut miskin dan tidak mau melakukan kewajiban yang berkaitan dengan harta.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

"Cinta harta dan kemuliaan akan menumbuhkan kemunafikan dalam hati sebagaimana air menumbuhkan sayur-sayuran."

"Cinta kepada dunia itu pangkal segala kesalahan"

"Dunia adalah penjara bagi orang mukmin dan surga bagi orang kafir"

"Dunia dan isinya ini terlaknat, kecuali apa yang untuk mencari ridha Allah"

"Barang siapa cinta dunia akan berbahaya kepada akhiratnya dan barang siapa yang cinta kepada akhirat akan berbahaya kepada dunianya, maka pilihlah barang yang kekal dari pada yang fana"

"Dunia adalah ladang untuk akhirat"

"Dunia ini manis dan hijau. Barangsiapa mencari harta dengan cara halal lalu di infakkan kepada kebenaran, Allah memberikan pahala lalu dimasukkan ke dalam surga-Nya. Barangsiapa mencari harta dengan jalan haram, lalu dibelanjakan kepada keharaman, Allah memasukkannya ke dalam kehinaan"

Imam Al-Ghazali berkata :

"Adakalanya harta itu terpuji menurut syariat yaitu harta yang disedekahkan, dibuat bekal naik haji, dibelanjakan dijalan Allah. Sedangkan harta yang tercela adalah harta yang dibelanjakan untuk maksiat dan kehendak nafsu yang jahat dan tidak berdampak kepada kemaslahatan akhirat."

• Pintu kedelapan

Yaitu mengajak orang awam supaya ta'ashub (fanatik) pada madzhab atau golongan tertentu, tidak mau beramal selain dari yang diajarkan dalam madzhab atau golongannya.

• Pintu Kesembilan

Yaitu mengajak orang awam untuk memikirkan hakekat (kaifiyah) dzat dan sifat Allah yang sulit digapai oleh akal mereka sehingga membuat mereka menjadi ragu dalam masalah paling urgen dalam agama ini yaitu masalah aqidah.

• Pintu Kesepuluh

Yaitu selalu berburuk sangka terhadap muslim lainnya. Jika seseorang selalu berburuk sangka (bersu'uzhon) pada muslim lainnya, pasti dia akan selalu merendahkannya dan selalu merasa lebih baik darinya.Seharusnya seorang mukmin selalu mencari udzur dari saudaranya. Berbeda dengan orang munafik yang selalu mencari-cari 'aib orang lain.

Dari Abu Hurairah ia berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

"Jauhkanlah diri kamu daripada sangka (jahat) karena sangka (jahat) itu sedusta-dusta omongan, (hati)"
(HR. Muttafaq Alaih)


Semoga kita termasuk hamba-hamba Allah SWT yang beruntung dan dikasihi dengan dilimpahan rahmatNya serta perlindunganNya dari godaan-godaan setan yang terkutuk. Aamiin.....

Wallahu a'lam






Sumber :
http://cahayasunnah99.blogspot.com/2011/03/iblis-dan-setan-menurut-alquran-dan.html?m=1
http://deni3wardana.wordpress.com/2008/09/28/tinggalkan-cinta-harta-cinta-dunia/
http://hadis-islam.blogspot.com/2008/07/zuhud-dan-tamak.html?m=1

0 comments:

Post a Comment

 

My story Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review